CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS

Khamis, 8 Mei 2008

LURAH RASA


Perjalanan kehidupan kita seharian sememangnya penuh onak dan duri apa tah lagi meharungi kehidupan sebagai seorang isteri dan juga ibu.Tidak dinafikan kekadang kaki melangkah terlanggar akar, terpijak duri ,mengharungi sungai, merangkak menaiki lurah ,berlari menuruni lembah terluka dan tercalar diubati dan sembuh walaupun meninggalkan bekas.Hidup berumahtangga ini bukanlah semudah yang disangka,dirasa,atau yang fikirkan,pelbagai rona-rona warna dapat diselami dan dinikmati.Diawal perkhawinan,menimang cahaya mata,membesarkan dan mendidik anak,perkara yang paling mencabar menjaga kerharmonian rumahtangga.Hubungan isteri dengan suami biar harum dan mekar selalu tetapi tak semua yang diimpikan menjadi kenyataan. Kekadang hujan turun diwaktu panas,langit mendung tapi hujan tak turun,ribut melanda tanpa diduga ada juga hujan langsung tak turun-turun tanah menjadi kering kontang dan gersang.Semuanya terhimpun dan terbenam didalam lipatan sejarah kehidupan sebuah rumahtangga.Terlalu sukar untuk dirungkaikan yang mengalami saja dapat merasainya tapi bukan semua yang pahit ,masam itu sakit tapi itulah penyedap dalam masakan,penyedap dalam kehidupan dan itu jugalah yang akan aku hidangkan dalam LURAH RASA.Perjalanan kehidupan seharian yang selalu dijalani setiap wanita yang bergelar suri dan ratu hati anak dan suami.

0 Luah rasa: