CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS

Selasa, 2 September 2008

MEMERANGI NAFSU DAN SYAITAN

Sudah semestinya orang berakal memerangi keinginan dengan berlapar. Hanya lapar akan dapat menundukkan musuh-musuh Allah.
Rasulullah saw telah bersabda:
"Sesungguhnya syaitan itu menjalar dalam tubuh manusia bagaikan aliran darah. Maka bendunglah aliran itu dengan lapar!"

Sesungguhnya manusia yang paling dekat dengan Allah kelak pada hari kiamat adalah orang paling kuat menahan lapar dan hausnya. Dan bahaya yang paling besar bagi manusia adalah syahwat perut. Sebab itulah Adam dan Hawa dikeluarkan dari Darul Baqa ke Darul Fana. Allah dah melarang keduanya memakan (buah) pohon. Namun mereka tidak tahan membendung keinginannya sehingga memakannya. Maka terbukalah kain yang menutup badan keduanya. Dan pada dasarnya perutlah sebagai sumber segala syahwat.

Sebahagian ulama ada menyatakan: "Barang siapa yang telah dikuasai oleh nafsunya, maka dia akan menjadi hamba syahwatnya. Ia merengkuk dalam penjara kegilaannya. Dan hatinya semakin lalai. Barangsiapa menyiram bumi tubuh ini dengan syahwat, bererti dia telah menanam 'pohon' penyesalan dalam hatinya."

Sesungguhnya Allah menciptakan makhluk ada tiga bahagian. Dia menjadikan malaikat hanya diberi akal, tanpa diberi syahwat. Lalu Dia menjadikan haiwan yang dibekali syahwat tanpa diberi akal dan Allah menjadikan manusia dengan diberi akal dan syahwat. Jika syahwat seseorang telah mengalahkan akalnya, maka haiwan lebih baik daripada dia. Namun barang siapa menggunakan akal dan menundukkan syahwatnya, tentulah dia lebih baik daripada malaikat.






2 Luah rasa:

violet berkata...
Ulasan ini telah dialihkan keluar oleh pengarang.
violet berkata...

salam ziarah.

selmt mnjalani ibadah puasa.